Senin, 29 Juni 2009

Pengusaha Ikan Hias

Datangkan Pasokan Ikan Luar Daerah

BERANGKAT dari banyaknya hobi kalangan tertentu memelihara ikan hias, membuat Ridwan (32) tergerak ter­jun dan menggeluti usaha pen­jualan ikan hias. Mulai kalangan anak- anak hingga orang tua, kini menjadi pelanggan usaha pemilik toko ber­nama Diva Aquarium ini.
Bukan tanpa hasil, saat ini Ridwan mengaku memperoleh omset penjual­an ikan rata-rata Rp 1,5 juta perbulan. Dengan keuntungan maksimal men­capai Rp 6 juta per bulan. ”Alham­dulillah, keuntungan dapat menutupi bia­ya operasi dan membayar gaji tiga karyawan,” ujar Ridwan yang ditemui Me­dia Jambi, Rabu (17/6) ditempat usahanya, Pasar TAC Kota Jambi.
Ayah dari Ririn, Zidan dan Ica ini mengaku, sudah lima tahun mengeluti usaha yang berhubungan dengan he­wan air jenis ikan hias. Sebagian besar ikan yang dijual didatangkan dari luar daerah.
”Biasanya ikan dikirim setiap ming­gu dari pulau Jawa, Padang dan Lu­buk Linggau Sumatera Selatan,” jelas Ridwan. Pembelian dilakukan dengan sistem partai 500 sampai 1.000 ekor de­ngan harga berkisar Rp 2 juta. Sedangkan bibit patin, diperolehnya dari petani lokal di Kota Jambi.
Harga yang ditawarkan cukup bervariasi antara Rp 5.000 hingga Rp 300 ribu, tergantung jenis dan ukuran ikan. Seperti ikan Mas Komet Rp 5.000 perekor, Koki Rp 5.000 perekor, Tempalo Rp 5.000 perekor, Ikan Buas (Kaligator Spatyla) Rp 150.000 perekor, Kura- kura Brazil Rp 20.000 perekor dan Koi Blitar antara Rp 10.000 hingga Rp 300.000 perekor.
Saat ini, ikan yang paling diminati yaitu jenis Tampalo dan Ikan Koi Blitar. ”Ikan Tampalo paling laris dibeli anak sekolah untuk diadu, sedangkan kalangan menengah keatas tengah gandrung jenis ikan koi blitar,” ujar­nya sambil menunjukan ikan koi ke­bangaannya itu.
Selain ikan hias, Ridwan juga menjual bibit ikan Patin, Gurami, Nila dan Lele dengan harga bervariasi. Na­mun demikian, ia kerap mengalami ke­rugian akibat pemadaman listrik PLN yang beberapa waktu terakhir sering terjadi.
“Jika lampu mati, oksigen tidak ber­fung­si sehingga sebagian ikan pasti mati,” ujarnya. Warga Perumahan Ga­ruda Lorong Betuah Rt 13 Nomor 09 Kelurahan Mayang Kecamatan Kota Ba­ru ini berharap, usaha yang dige­lutinya dapat berkembang dan se­makin besar. Disamping peminat ikan hias juga semakin hari semakin ber­tambah.(cr-yop)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar